Resolusi Konflik Agama Dalam Integrasi Sosial di Kabupaten Sidenreng Rappang

Lukman Ismail, Kaharuddin Kaharuddin, Nur Indah Fajrini S

Abstract


Fenomena konflik agama adalah suatu keniscayaan pada masyarakat majemuk namun bukan berarti tidak dapat diselesaikan secara damai, dengan melalui resolusi konflik sehinggga integrasi sosial dapat terwujud. sebagaimana halnya pada kasus konflik agama juga terjadi antara umat Islam dengan Hindu yang berhasil diselesaikan melalui resolusi konflik dalam integrasi sosial pada Desa Bila di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses resolusi konflik antar agama dalam integrasi sosial di Desa Bila Kabupaten Sidenreng Rappang, sehingga dapat dijadikan suatu model dalam penyelesaian konflik antar umat beragama di nusantara.

Adapun jenis metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan pendekatan Studi Kasus yang dimana Informannya terdiri dari kepala desa, tokoh masyarakat yang beragama islam dan hindu, serta masyarakat desa bila sendiri. sedangkan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, proses resolusi konflik agama dalam integrasi sosial pada Desa Bila Kabupaten Sidenreng Rappang adalah pengamanan pelaksanaan peribadatan umat minoritas, interaksi antar umat beragama, peran pemerintah dalam menciptakan integrasi sosial dan kerukunan antar umat beragama.

 


Keywords


Resolusi; Konflik; Agama

Full Text:

PDF

References


Anwar, Yesmil, dan Adang,. 2013. Sosiologi untuk Universitas. Bandung : Refika Aditama

Bakry Hendry. 2015. Resolusi Konflik Melalui Pendektan Kearifan Local Pola Gandong Di Kota Ambon. Jurnal.Tidak diterbitkan. Megister Ilmu Politi Universitas Hasanuddin.

Bornard Raho. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher

Chandra, Robby. 1992. Konflik dalam kehidupan sehari-hari. Yogyakarta: Kanisius

Gulo. 2002. Metode Penelitian Sosial, Jakarta: Kencana Prenada.

Hendropuspito, 1983. Sosiologi Agama. Yogyakarta, Rajawali, Kanisius.

Hoton, Paul, B., dan Chester L, 1991 Hunt, Sosiologi. 6 th Edition(terjemahan), Jakarta : Erlangga.

John W. Creswel. 2006 .Research Design Pendekatan Metode Kualitatif.

Kaharuddin., Hasan, Z. B., Akib, E., Dawi, F., & Ernawati, A. (2013). Social Conflict On Arak (Ballo) Drinkers'in Gowa Regency, South Sulawesi Indonesia. South Sulawesi Indonesia Source: Indian Streams Research Journal [2230-7850] 3(3).

Maleong, Lexy J. 1989. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offiset.

Musahadi (Ed.). 2007. Mediasi dan Resolusi Konflik di Indonesia. Semarang: WMC.Semarang

Nursalam, Suardi. (2016). Teori Sosiologi. Yogyakarta Writing Revilution.

Penerjemah Achmad F. S. Jakart. CV Rajawali.

Peter L. Berger and Thomas Luckman. 1990. Tafsir Sosial atas Kenyataan. Jakarta : LP3S,

Raharjo Wasisto. (2013). “Kearifan Lokal Sebagai Resolusi Konflik Keagamaan” Jurnal Sosial Kebudayaan.

Ritzer George, Goodman J. Douglas, (2010). Teori Sosiologi Modern.Jakarta : Kencana Pernada Media Group.

Robertson, R. 1988. Agama dalam Analisa dan Intrepetasi Sosiologis.

Saiffudin, A. F. 1986. Konflik dan Integrasi. Pubahan Faham dalam agama Islam. Jakarta CV Rajawali.

Soerjono, Soekanto. (2000) Sosiologi Suatu Pengantar.Jakarta : rajawali press.

Usman,S.1995.Integrasi dan Ketahanan Nasional. Sumbangan sosialterhadap ketahanan nasional. penyunting: Ichlasul Amal dan Armaidy

Wirawan. 2010.Konflik dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika.

Zuldin Muhammad. 2013. “Konflik Agama Dan Penyelesaiannya Kasus Ahmadiyah Di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat” Jurnal. Tidak diterbitkan. Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik UIN Sunan Gunung Djati


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Indonesian Journal Publisher




Publisher Office
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan
Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia