Paradigma Integrasi-Interkoneksi Islamisasi Ilmu Dalam Pandangan Amin Abdullah

Tabrani Tajuddin, Neny Muthiatul Awwaliyah

Abstract


Tulisan ini diawali dengan perumusan wacana seputar perkembangan dalam dunia ilmu pengetahuan. Sejauh ini gambaran yang menjadi wacana dalam perkembangan ilmu pengetahuan terkungkung disebabkan rujukan secara parsial dalam memperoleh suatu ilmu. Pengekotomian ilmu pengetahuan umum dan agama menjadi sebuah problem di era kontemporer. Pemisahan ini akan berdampak pada ketidaksesuaian antara perumusan wacana ilmu pengetahuan dengan perkembangan kebudayaan masyarakat. Hal ini akan membuat ilmu pengetahuan sebagai solusi untuk menjawab persoalan masyarakat menjadi mandeg. Dalam perkembangannya dibutuhkan terobosan baru yang lebih segar dalam menghadapi tantangan zaman. Dari kalangan cendekiawan muslim misalnya telah banyak melakukan upaya untuk menemukan titik kesesuaian ilmu pengetahuan sains dan agama. Selain itu pengadopsian ilmu barat secara teoritik disisi lain justru akan mengubah struktur nilai dasar dalam ajaran Islam.Dalam era yang berkemajuan. Dibutuhkan sebuah terobosan baru yang sifatnya tidak hanya mengulang-ulang teori lama, mengkritisi dan merekontruksi ulang tapi mengembangkan sehingga sejalan dengan zamannya. Olehnya itudalam bahasan makalah ini akan mengantarkan pembaca untuk melihat transimisi keilmuan yang berangkat dari normative-historis yang berfokus pada teks sebagai kerangka dasar kepada paradigma integratif-Interkonektif.


Keywords


Integrasi, Interkoneksi, Amin Abdullah

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Amin dkk, Seri Kumpulan Pidato Guru Besar: Rekontruksi Metodologi Ilmu-Ilmu Keislaman. Yogyakarta: SUKA Press, 2003.

______________,Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Intekonektif (Cet, III; Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2012.

______________,Pendidikan Agama Era Multikultural Multi-Religius. Jakarta: PSAP Muhammadiyah, 2005.

______________,Studi Agama: Normativitas atau Historisitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002

Al-Jabiri, Muhammad Abed Formasi Nalar Arab (Takwin al-‘Aql al-‘Arabi), tej. Imam Khoiri. Yogyakarta: IRCiSoD, 2014.

Balitbang Kementerian Agama, Integrasi-Interkoneksi Keilmuan: Biografi Intelektual M. Amin Abdullah. Jakarta: Balitbang Kemenag RI, 2008.

Hasan Ridwan, Ahmad, Dasar-Dasar Epistemologi Islam . Bandung: Pustaka setia, 2011.

https://tekno.tempo.co/amp/381584ilmuan-ungkap-rahasia-kekuatan-jaring-laba-laba diakses pada jam 09:09.

John M. Echols dan Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996

Kuntowijoyo, Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2007.

Mirza Tirta Kusuma ed, Ketika Makkah Seperti Las Vegas: Agama, Politik dan Ideologi. Jakarta: Gramedia, 2014.

Moch Nur Ichwan dan Ahmad Muttaqim ed, Islam, Agama-Agama dan Nilai kemanusiaan. CisForm: Yogyakarta, 2016.

Nata, Abuddin Metodologi Studi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.

Nata, Abuddin Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia. Cet. I; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.

Parluhutan Sirega, “Integrasi ilmu-ilmu Keislaman dalam Prespektif M. Amin Abdullah”, MIQOT Vol XXXXVIII No.2 Juli-Desember 2014

Shihab, Quraisy. Tafsir al-Misbah:Pesan, Kesan dan Keserasian dalam Al-Qur’an (Volume X; Jakarta: Lentera Hati, 2016

Soleh, A. Khudori Wacana Baru Filsafat Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004

Zaprulkhan, Filsafat Islam: Sebuah Kajian Tematik. Jakarta: Rajawali Pers, 2013


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Indonesian Journal Publisher




Publisher Office
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan
Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia